Langkah-Langkah Keselamatan Konstruksi untuk Penyangga Baut Jangkar
Berikut ini adalah langkah-langkah keselamatan konstruksi untuk dukungan batang jangkar:
1. Peraturan Keselamatan
1) Standar Implementasi
Patuhi secara ketat standar perlindungan keselamatan dan pencegahan kebakaran di lokasi konstruksi Beijing, serta peraturan nasional dan kota yang relevan. Tegakkan prinsip "Utamakan Keselamatan, Utamakan Pencegahan", terapkan secara ketat semua aturan dan regulasi keselamatan proyek, perkuat manajemen keselamatan di lokasi, dan pastikan semua tugas keselamatan dilaksanakan dengan benar.
2) Pengawas konstruksi harus segera mengeluarkan formulir pengarahan keselamatan untuk setiap proses kerja dan mengomunikasikan instruksi keselamatan dengan jelas kepada semua personel.
3) Semua sistem manajemen harus dipatuhi secara ketat selama konstruksi. Pengawas wajib memberikan pelatihan keselamatan dan disiplin kepada seluruh pekerja, dengan terus meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab keselamatan dan perlindungan diri di setiap tingkatan.
4) Tegakkan protokol rapat pra-shift dan rapat harian dengan ketat. Pengarahan pra-shift harus menekankan keselamatan untuk mencapai proyek beradab "tanpa pelanggaran, tanpa bahaya, tanpa kecelakaan". Semua personel yang memasuki lokasi konstruksi wajib mengenakan helm pengaman.
5) Jaga kebersihan dan kerapian lokasi konstruksi dengan semua material disortir dan ditumpuk rapi. Setiap kru kerja harus memastikan "pekerjaan selesai, material dibersihkan, dan area dirapikan" sebelum menyelesaikan operasi harian.
6) Material curah berbutir halus yang rentan terdispersi di udara, seperti semen dan pasir, harus disimpan di gudang tertutup. Jika disimpan di luar ruangan, tindakan perlindungan harus diterapkan.
7) Tugaskan personel khusus untuk memantau penggalian lereng. Kendaraan dilarang parkir di atas lereng yang telah digali. Jika ditemukan kondisi abnormal, segera hentikan konstruksi dan terapkan tindakan pencegahan yang sesuai.
8) Selama cuaca hujan, tutup area kerja untuk mencegah air hujan memasuki sambungan antara permukaan beton dan tanah dasar yang ada.
9) Di bahu jalan bagian dalam Jalan Wuhuan yang sesuai, dirikan pagar sepanjang sekitar 15 meter untuk melingkupi zona parkir sementara.
10) Pastikan sambungan aman pada ujung luar batang jangkar.
11) Jaga agar pipa grouting tidak terhalang untuk mencegah penyumbatan pipa, penyumbatan pompa, dan pecahnya pipa berikutnya.
2. Beton beton
1) Selama operasi penyemprotan, petugas yang ditunjuk bertanggung jawab untuk memeriksa secara menyeluruh semua peralatan dan perkakas, termasuk sambungan dan penyemprot, untuk memastikan ketahanan aus dan bebas dari cacat seperti sambungan yang terlepas. Pekerjaan hanya dapat dimulai ketika semua peralatan dalam kondisi kerja yang baik.
2) Peralatan pelindung diri harus dikenakan setiap saat selama operasi shotcrete.
3) Saat memindahkan posisi penyemprotan, penyemprot harus dimatikan. Dilarang berdiri di depan nosel penyemprot.
4) Saat membersihkan penyumbatan pipa, tidak boleh ada personel yang berdiri di depan nosel untuk mencegah cedera akibat keluarnya material secara tiba-tiba setelah penyumbatan dibuka.
5) Untuk menghindari gangguan antara pasokan material, pencampuran, pengangkutan, dan operasi penyemprotan, pasanglah sinyal komunikasi. Operasi penyemprotan harus diarahkan oleh mandor menggunakan sinyal dan metode yang telah ditentukan untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh koordinasi yang buruk antara penyemprot dan operator mesin.
6) Setelah pengaplikasian shotcrete, periksa permukaan secara berkala. Jika terdeteksi deformasi atau retakan, segera pasang penyangga dan tulangan. Jika perlu, evakuasi personel ke area aman.
3. Persyaratan Penggunaan Peralatan Mekanik Selama Konstruksi
1) Peralatan mekanis harus menjalani perawatan rutin. Periksa peralatan sebelum dan sesudah setiap shift dan lengkapi catatan operasi.
2) Semua operator peralatan mekanik, teknisi listrik, dan tukang las listrik wajib memiliki sertifikasi yang sah. Personel yang tidak berwenang dilarang mengoperasikan peralatan. Setiap pekerja wajib mematuhi prosedur operasi pekerjaan masing-masing secara ketat.
3) Mesin las harus dilengkapi dengan perangkat proteksi kebocoran sirkuit sekunder. Semua kabel las harus memiliki insulasi yang baik.
4) Semua peralatan listrik dan mekanik harus dimatikan selama pemeliharaan. Setelah pemutusan daya di kotak sakelar, prosedur penguncian/penandaan harus diterapkan atau area tersebut harus dijaga oleh personel yang ditunjuk.
5) Saluran catu daya harus benar-benar mematuhi sistem tiga fase lima kawat. Kotak sakelar harus memenuhi standar keselamatan dan dilengkapi dengan perangkat proteksi kebocoran.
V. Perlindungan Lingkungan dan Langkah-Langkah Konstruksi Beradab
1. Minimalkan penggunaan peralatan yang menimbulkan kebisingan tinggi.
2. Pasang tempat sampah di lokasi dengan personel yang ditunjuk untuk pengelolaan, dan buat sistem manajemen yang sesuai.
3. Penyemprotan air perlu dilakukan untuk menekan debu pada daerah kering dengan tanah gembur.
4. Tindakan penutupan harus dilakukan selama pemuatan, pembongkaran, dan pengangkutan material curah berbutir halus di lokasi konstruksi untuk mencegah beterbangan dan beterbangan di udara.
5. Tanah galian harus segera dibersihkan setelah dipindahkan, dan lereng yang belum dipotong harus dilindungi.
Selamat datang untuk membeli produk pertambangan seperti baut batu, mur pertambangan, dan pelat jangkar—kualitas tinggi dan keamanan yang ditingkatkan!



